Pengikut
Diberdayakan oleh Blogger.
Arsip Blog
-
▼
2011
(8)
-
▼
Desember
(8)
- Asuhan Keperawatan (Askep) Fraktur
- Asuhan Keperawatan (Askep) Cedera Kepala
- Asuhan Keperawatan (Askep) Naimatus
- Asuhan Keperawatan (Askep) Asma Bronkhial (Bronkial)
- Asuhan Keperawatan (Askep) Hepatitis
- Asuhan Keperawatan (Askep) Asma
- Asuhan Keperawatan (Askep) Diare
- Asuhan Keperawatan (Askep) Anemia
-
▼
Desember
(8)
Asuhan Keperawatan (Askep) Fraktur
Fraktur adalah diskonmtunuitas struktur pada tulang (Sylvia Anderson, 1995 : 261). Fraktur adalah pemisahan atau patahnya tulang (Marilynn E. Doenges, 2000:761).
Fraktur femur 1/3 distal adalah suatu keadaan terputusnya kontinuitas tulang femur pada bagian ujung.
Sinistra adalah bagian badan tubuh sebelah kiri sedangkan dextra adalah bagian tubuh sebelah kanan.
Dari beberapa pengertian diatas, disimpulkan bahwa pengertian fraktur femur 1/3 distal sinistra adalah terputusnya kontinuitas struktur tulnag femur kiri pada 1/3 bagian ujung.
Asuhan Keperawatan (Askep) Cedera Kepala
Indonesia, sebagai Negara berkembang ikut merasakan kemajuan teknologi, diantaranya bidang transportasi. Dengan majunya transportasi, mobilitas penduduk pun ikut meningkat. Namun akibat kemajuan ini, juga dapat berdampak negatif yaitu semakin tingginya aneka kecelakaan yang menyebabkan timbulnya trauma kepala.
Asuhan Keperawatan (Askep) Naimatus
Kebutuhan dasar manusia merupakan fokus dalam asuhan keperawatan. Bagi pasien yang mengalami gangguan kesehatan, maka kemungkinan ada satu atau beberapa kebutuhan dasarnya yang akan terganggu. Sedangkan proses keperawatan merupakan pengetahuan dasar perawat dalam melakukan asuhan keperawatan. Sehingga pemahaman terhadap proses keperawatan menjadi keharusan bagi perawat yang akan melakukan praktik keperawatan.
Asuhan Keperawatan (Askep) Asma Bronkhial (Bronkial)
Proses keperawatan adalah metode pengorganisasian yang sistematis dalam melakukan asuan keperawatan pada individu, klompok dan masyarakat yang berfokus pada identifikasi dan pemecahan masalah dari respon pasien terhadap penyakit.
Proses keperawatan memberikan kerangka yang di butuhkan dalam asuhan keperawatan pada klien, kelurga, dan komunitas. Dan merupakan metode yang efisien dan membuat keputusan klinik serta pemecahan masalah baik aktual maupun potensial dalam mempertahankan kesehatan.
Asma merupakan obstruksi jalan nafas akut episodek yang di akibatkan oleh rangsangan yang tidak menimbulkan respon pada orang sehat. Asma telah di definisikan sebagai gangguan yang di karakteristikan oleh parokisme rekurens mengi dan dyspnea yang tidak di sertai oleh penyakit jantung atau penyakit yang lain.
Asuhan Keperawatan (Askep) Hepatitis
Hepatitis virus merupakan infeksi sistemik oleh virus disertai nekrosis dan inflamasi pada sel-sel hati yang menghasilkan kumpulan perubahan klinis,biokimia serta seluler yang khas. Sebenarnya sampai ini sudah ditemukan tujuh tipe hepatitis virus yang pasti, yaitu hepatits A, B, C, D, E, F dan G. Namun belum banyak informasi yang memuat tentang hepatitis F dan G. Hepatitis A dan E mempunyai cara penularan yang serupa (jalur fekal-oral) sedangkan hepatitis B, C dan D banyak memiliki karakteristik yang sama.
Asuhan Keperawatan (Askep) Asma
Asma bronkiale adalah penyakit saluran napas dengan karakteristik berupa peningkatan reaktifitas (hiperaktivitas) trakea dan bronkus terhadap berbagai rangsangan dengan manifestasi berupa penyempitan saluran napas lah yang menyeluruh (Leksana, dkk, 2005).
Asma adalah penyakit obstruktif yang dapat pulih yang dicirikan oleh peningkatan reaktifitas trakea dan bronkus terhadap rangsangan, dimanifestasikan oleh mengi, dan dispnea, penyampitan karena kombinasi bronkospasme, pembengkakan mukosa, dan peningkatan sekresi (Susan Martin Tucker, 1998).
Asuhan Keperawatan (Askep) Diare
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Diare adalah kehilangan cairan dan ekolit secara berlebihan yang terjadi karena frekuensi satu kali atau lebih BAB dengan tinja yang encer atau cair. Diare dapat disebabkan oleh berbagai infeksi, selain penyebab lain seperti malabsorbsi. Diare sebenarnya merupakan salah satu gejala dari penyakit pada system gastrointestinal atau penyakit lain di luar saluran pencernaan. Tetapi sekarang lebih dikenal dengan “penyakit diare” karena dengan sebutan penyakit diare akan mempercepat tindakan penanggulangan. Penyakit diare terutam padaAsuhan Keperawatan (Askep) Anemia
BAB I PENDAHULUAN
1.1 | PENGERTIAN Anemia adalah suatu keadaan dimana kadar Hb dan atau hitung eritrosit lebih rendah dari harga normal. Dikatakan sebagai anemia bila Hb < 14 g/dl dan Ht < 41 % pada pria atau Hb < 12 g/dl dan Ht < 37 % pada wanita. | ||
Langganan:
Postingan (Atom)